Archive for March 2012
Benzema menyumbang dua gol untuk “Si Putih” saat melawan APOEL di perempatfinal Liga Champions kemarin. Dengan gol yang di buat Benzema dan dia pun telah mengumpul kan sebanyak 26 gol dari 41 pertandingan Liga Champions. Statistik tersebut menempatkan dia di atas Lionel Messi. Ini merupakan hal yang di luar dugaan karena dia bisa melebihi kecepatan dalam membuat gol dengan pemain bintang asal Argentina ini Lionel Messi.
Kemenangan atas Real madrid vs APOEL yang berlangsung di lag pertama babak perempatfinal Liga Champions Madrid menang dengan skor 3-0 yang di sumbang kan oleh Benzema dan kaka saat pertandingan berlanjut. Benzema mencetak gol pertama dan ketiga dalam pertandingan itu, dengan satu gol lainnya dibuat Kaka. Dengan statistik seperti itu, Benzema menjadi salah satu striker dengan perbandingan jumlah pertandingan dan gol terbaik di Eropa.
Striker 24 tahun itu bahkan mengalahkan Lionel Messi, yang butuh 42 pertandingan untuk mencetak 25 gol, ini sangat lah mengejut kan kepada semua orang yang ada di dunia karena pemain terbaik bisa di kalahan oleh Benzema hanya dengan selisi satu angka saja, setidak nya dalam 42 pertandingan messi passti bisa mencetak angka yang lebih banyak, kenapa dia hanya bisa mencetak 25 gol saja dalam pertandingan tersebut dan ini sangat lah tidak bisa kita bayang kan ini adalah moment yang penting untuk sang juara sekalian untuk pemain terbaik dunia.
Bukan hanya Benzema masih kalah dari dua striker gaek yang saat ini masih aktif bermain. Filippo Inzaghi dan Ruud van Nistelrooy masing-masing cuma butuh 30 pertandingan untuk bisa membuat 25 gol di ajang Liga Champions. ini sangat lah menakjub kan untuk kalian semua nya karena hanya dengan 30 pertandingan meraka sudah bisa membuat 25 gol sedangkan Benzema butuh 41 pertandingan dia hanya bisa membuat 26 gol saja dan Messi juga sama hanya dengan 42 pertandingan dia hanya bisa membuat 25 gol saja, jika di banding kan dengan Inzaghi dan Nistelrooy mereka masih belum ada apa-apa nya lagi karena kecepatan dan ketangguhan itu sudah menjadi milik masing-masing. Memang kedua pemain ini tidak lah sehebat Messi tapi mereka bisa membuat hasil yang bagus dari pertandingan tersebut.
Post By : Bandar Bola
Philippe Mexe akan diberikan tugas yang sungguh sulit jika diturunkan pelatih Massimiliano Allegri saat AC Milan menyambut kedatangannya Barcelona, dini hari nanti. Bek Prancis ini seharusnya sudah mampu untuk menghentikan pergerakan megabintang Blaugrana, Lionel Messi.
Mexes berpeluang besar yang akan bermain pada laga leg pertama di San Siro, dini hari nanti, yang sebelum harus absennya Thiago Silva yang akibatkan cedera yang dialaminya sehinggat tak dapat melanjutkan pertandingan. Mantan bek AS Roma ini sepertinya akan segera diduetkan dengan bek veteran Alessandro Nesta.
Untuk meneriman tugas yang akan diterimanya, Mexes juga tak memahami bagaimana cara menghentikan pergerakan Messi yang terkenal sungguh cepat yang sulit untuk menandinginya dan tugas yang diberikannya itu bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan seorang diri.
Pemain Mexes yang sosoknya dikenal sebagi pemain play station bahkan sempat berkelakar bahwa menghentikan pergerakan seorang Messi di video game juga sangat sulit dilakukannya. Ia kagum dengan performa Messi yang sangat begitu lincah dan cekatan seolah-olah bagaikan pemain profesional.
“Kehilangan pemain seperti dia (Thiago Silva) jelas pukulan telak. Barcelona merupakan tim terbaik dunia dan kami jelas harus mengerahkan segala kemampuan untuk bisa lolos. Tapi, cepat atau lambat kami memang akan berhadap dengan Barca,” tutur Mexes. Walaupun Messi sungguh kuat pasti ada kelemahannya juga dilapangan, kami tak akan pernah menyerah untuk menghentikan pergerakannya.
“Menghentikan Messi Tentu tidak begitu mudah dilakukan kalau hanya cuma perkataan semata, itu bukanlah pekerjaan mudah dilakukan. Messi bahkan sangat sulit dihentikan pergerakannya walaupaun hanya di video game! Dia adalah sosok pemain handal yang telah dikeanl dengah julukan pemain tercepat dilapangan dan pantas mendapat penghormatan dari seluruh dunia,” sambungnya.
“Meski demikian, kami berusaha keras untuk mencoba menghentikan pergerakannya yang begitu lihai dilangan terbukan. Mengingatkanb kami bahwa waktu di Spanyol tak ada yang pernah sekalipun pemain yang bisa menghentikannya, di sini kami akan selalu mencoba dan terus mencoba untuk menghadangnya tanpa pernah menyerah sekalipun,” tegas Mexes.
Dari: Taruhan Bola
Waktu berakhirnya kompetisi, Liverpool justru yang telihat mengalami penurunan dan dari hal tersebut liverppol gagal untuk lolos dalam perbutan klasemen semetara dan harus jauh tertinggal dari team AS Roma dan menurut Jose Enrique kalau dirinya bersikeras kalau semua kesalahan ini adalah kesalahan sang pelatih Kenny Dalglish yang tidak becus melatih anak-anak asuhanya akan tetapi salah para pemain Liverpool yang tampil memalukan pada musim ini.
Lioverpool di maki dan di cela di lapangan setelah mereka di permalukan oleh kubu Gurem Wigan Athletic yang bersation di Anfield pada bulan lalu. Kalau menurut perhitungan Liverpool telah kalah sebanyak lima kali dalam enam pertandingan yang dulunya Liverpool mainkan.
Dengan situsasi tersebut telah membuat tim The Reds menemui jalan buntu dalam memenuhi ambisinya untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musin depan, segala usaha mereka sia-sia dan harus berakhir di sini, tak lari dari kritikan kini sang pelatih Kenny mendapat kritikan tajam serta menjadi sasaran kritikan dari fansnya.
“Manajer telah menanggung beban yang cukup berat dipundaknya dan hal tersebut kami mengerti, waktu kami berbuat kesalahan atau pada waktu bertanding kami mengalami penurunan maka dari sana kami bisa tau dari mana kesalahan-kesalahan itu muncul dan bagaimana cara mengantisipasinya.” Ucap Enrique waktu dirinya di wawancarai.
“Kami juga sudah berusaha keras dalam pertandingan tersebut, siapa sih yang tidak ingin menang dan mewujudkan impian kami menuju ke Liga Champions? kami harus bermain untuk yang terbaik dari banyak pertandingan yang pernah kami jalani tapi waktu kami berhadapan dengan Wigan kami merasa kami tidak layak untuk menang.”
Salah satu kritikan terhadap Dalglish adalah mengenai transfer pemain. Andy Caroll, Stewart Downing dan Jordan Henderson ditebus dengan harga mahal namun belun kunjung menunjukkan performa sesuai harapan. Tapi Enrique, salah satu rekrutan yang cukup berhasil bertekad untuk membayar Dalglish atas jasanya dalam membawa dia dari Newcastle ke Liverpool.
Dari : Agen Bola




